Senin, 07 November 2016

Pengaruh Keluarga Terhadap Kemampuan Bicara Anak


Pengaruh Keluarga Terhadap Kemampuan Bicara Anak
Keluarga merupakan orang-orang yang menjadi sosok yang lebih dulu dikenal oleh anak. Hal tersebut menandakan bahwa keluarga sangat berpengaruh terhadap segala kemampuan dan perkembangan anak, termasuk kemampuan anak dalam hal berbicara. Tentu setiap keluarga, terutama orang tua tidak ingin anak terlambat bicara

Memang tumbuh kembang setiap anak berbeda, termasuk perkembangannya dalam gal berbicara. Namun, terdapat batasan usia tertentu yang sudah sepantasnya anak mulai fasih berbicara, dapat dikatakan sekitar usia dua tahun. Di usia seperti itu, tidak menutup kemungkinan masih ada saja anak yang mengalami keterlambatan berbicara. 

Maka, keluarga perlu memberikan motivasi bagi anak, salah satunya dengan terus mengajak anak berlatih mengujarkan berbagai kata, dimulai dari kata-kata yang mudah dan memiliki suku kata yang sedikit.

Di lingkungannya, anak akan menemukan berbagai kata-kata dan kalimat yang mungkin terdengar asing. Adanya berbagai kata tersebut tentu akan dianggap oleh anak sebagai hal yang biasa dan boleh diikuti. Padahal pernyataan tersebut keliru, seharusnya anak diarahkan untuk dapat menyeleksi kata yang seharusnya diujarkan dan tidak. 

Hal tersebut tentu karena akan berpengaruh terhadap sikap dan kepribadian serta sosialisasinya dengan khalayak. Meskipun usia anak dirasa masih sangat dini, tetapi tidak ada salahnya jika keluarga dapat memengaruhinya dengan melatih anak menyeleksi kata yang pantas diucapkan. 

Selain penyeleksian tersebut, keluargapun perlu memerhatikan agar tidak terjadi anak terlambat bicara.

Selain cara menyeleksi, keluargapun perlu mengetahui bahwa anak terlambat bicara pun dapat didasari oleh asupan gizinya. Gizi yang seimbang tentu akan memengaruhi segala pertumbuhan anak, dari mulai organ dalam dan luar pada tubuh anak, juga dapat pula memengaruhi berbagai kemampuan anak, seperti kemampuan berbicara.

Seperti yang sudah diketahui bahwa anak yang sering berlatih dan tidak malas akan memiliki kemampuan yang menonjol dan unggul. Rasa malas dapat timbul karena kondisi badan yang tidak sehat, sedangkan kondisi tersebut dipengaruhi asupan gizi. 

Asupan gizi anak bisa didapat dari susu, seperti Dancow. Produk tersebut memiliki kandungan yang baik bagi setiap perkembangan anak, terutama tubuh agar motoriknya berkembang dengan baik.

0 komentar:

Posting Komentar