Senin, 12 Oktober 2015

Sejarah Perkembangan Internet Di Indonesia

Seperti apa sih sejarah perkembangan internet di indonesia ? Anda penasaran? Kali ini kami akan mengobrol singkat tentang sejarah perkembangan internet di indonesia yang semoga memuaskan rasa penasaran anda. Koneksi Internet pertama ke Indonesia dimulai pada tahun 1983, di Departemen Ilmu Komputer di Universitas Indonesia di Jakarta connect (disebut sebagai UUCP) dengan UUNet di Amerika Serikat.

Ikuti oleh jaringan kampus disebut sebagai UINET pada tahun 1984, menghubungkan jaringan kampus lokal untuk UUNET menggunakan infrastruktur UUCP. Pada tahun 1986, Menteri Indonesia untuk Riset dan Teknologi Baharudin J. Habibie dipromosikan ide IPTEKnet yang akhirnya diluncurkan pada 1991 dengan menggunakan node lokal. Koneksi pada mulanya adalah menggunakan koneksi tidak stabil leased line dengan kecepatan 14.4kbps.

IPTEKnet akhirnya bisa memiliki koneksi yang lebih baik pada tahun 1994 ketika mereka beralih untuk menggunakan koneksi satelit dengan kecepatan 1,5 Mbps. PT. Indo Internet (IndoNet) adalah ISP komersial pertama di Indonesia, membangun 1994. Setelah sekitar 20 ISP beroperasi pada tahun 1996. ISP asosiasi, APJII dibentuk pada tahun awal ini dengan 12 anggota, pada tahun 2015 itu nomor melompat ke 250 anggota. pada tahun 1998, APJII membentuk pertukaran internet lokal disebut Indonesia Internet Exchange (IIX); yang menjadi prestasi besar dalam sejarah Internet Indonesia dan juga untuk APJII.

Kemudian pada tahun 1999, APJII bergabung APNIC sebagai anggota konfederasi dan mencapai status NIR pada tahun 2002. Awalnya, Indonesia penetrasi internet ditantang oleh kurangnya kualitas yang baik dari saluran telepon selain biaya operasional yang sangat mahal tersebut. Meskipun, penetrasi internet di Indonesia terus naik. Dengan situs panggilan muncul sebagai Warung internet (WarNet) pada tahun 1996 menjadi tonggak lain bagi pengguna internet Indonesia yang mudah pengguna internet Indonesia dalam melanjutkan akses penggunaan internet.

Angka terus meningkat pada 2007, Digital Ulasan Asia menunjukkan ada sekitar 60% 70% dari akses internet adalah melakukan melalui Warung internet. Total pengguna Internet Indonesia pada tahun 1998 memperkirakan sekitar 512.000 pengguna (atau 0,256% penetrasi) dan melanjutkan nomor yang ganda, pada tahun 2005 ada sekitar 16.000.000 pengguna (atau 7.13% penetrasi), dan pada tahun 2006 ini diperkirakan ada sekitar 20.000.000 pengguna (atau 8,78% penetrasi)